Blog

Pengolahan Data Topcon Menggunakan AutoCad Part 1

By cv.fokus jadi berkah January 9, 2018
topcon menggunakan autocad

Pengolahan Data Topcon Menggunakan AutoCad Part 1

Aplikasi Ilmu Ukur Tanah atau Survey dengan AutoCAD

surveyorberlisensi.com – Data Topcon Menggunakan AutoCAD mempunyai Koordinat dan 3 metoda penggambarannya, seperti Metoda Koordinat kartesius (X,Y), Relatif (@delta X, delta Y), dan Polar (@panjang<sudut).

Metoda Polar ini dapat dikembangkan untuk menggambar hasil pengukuran dari praktek Ilmu Ukur Tanah (IUT / Survey).

Namun ada beberapa penyesuaian yang harus diatur:

  1. Metoda penulisan sudut harus diganti dari “0 derajat 0 menit 0 detik” ==> AutoCAD menganut bentuk penulisan “0d 0′ 0″.
  2. Selain itu arah 0 derajat pada AutoCAD standarnya ke arah jam 3 atau arah Timur, sedangkan dalam survey arah 0 derajat selalu kearah jam 12 atau arah Utara.
  3. Arah perputaran sudut pada AutoCAD adalah berlawanan dengan jarum jam (unclock wise), sedangkan dalam survey putaran alat Theodolit searah jarum jam.

Berikut ini cara mengatur 3 hal diatas:

  1. Pilih Menu Format –> Units

    topcon menggunakan autocad

  2. Kemudian pada jendela Drawing Units, bagian Angle, tukar Type: Decimal Degrees dengan Deg/Min/Sec, lalu Precision menjadi 0d00’00”, jangan lupa klik Clockwise, akhiri dengan klik tombol Direction.

topcon autocad

  1. pada windows Direction Control klik North lalu OK

direction control

  1. Pada windows Drawing Units klik tombol OK.

Sekarang AutoCAD telah siap untuk menerima imputan data Survey. Misalkan ada data survey seperti dibawah ini:

latihan1

 

Untuk menyelesaikan tugas diatas dengan AutoCAD dilakukan langkah berikut ini:

  1. Buat sebuah garis dengan LINE yang dimulai dari titik 0,0 ke arah utara / jam 12 sejauh 30 meter

LINE enter

0,0 enter

@30<0 enter 2x

  1. Buat sebuah garis dengan LINE yg jg dimulai dari 0,0 ke arah 12d21’48” sejauh 29.4 meter (titik A-P1)

LINE enter

0,0 enter

@29.4<12d21’48” enter 2x

  1. Buat sebuah garis dengan LINE yg jg dimulai dari 0,0 ke arah 26d22’0″ sejauh 16 meter (titik A-P2)

LINE enter

0,0 enter

@16<26d22’0″ enter 2x

  1. demikian seterusnya hingga titik A-P9.

sehingga menjadi gambar dibawah ini:

Lalu dengan perintah POLYLINE hubungkan semua titik, dimulai dari titik P1 – P2 – dst – P9.

Screenshot_9

Aktifkan PROPERTIES dengan cara tekan tombol CTRL + 1, lalu klik garis Polyline (warna biru), sehingga didapat informasi Luas dan Keliling.

Screenshot_10

Insya Allah bermanfaat & Selamat Belajar..

untuk Lanjutan Part 2 bisa mengunjungi link ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *